Transformasi Prinsip Ajaran Islam Tasawuf pada Bangunan Raha Bulelenga

  • La Ode Abdul Rachmad Sabdin Andisiri Universitas Halu Oleo
  • Arman Faslih Universitas Halu Oleo
  • Muhammad Zakaria Umar Universitas Halu Oleo
Keywords: arsitektur tradisional, tasawuf, Raha Bulelenga, Kulisusu

Abstract

Arsitektur tradisional Kulisusu ibarat sebuah kitab tertulis dengan ruang, bentuk dan symbol sebagai huruf-huruf yang bercerita. Kitab tersebut hanya dapat dibaca dengan pemahaman sejarah dan penjiwaan terhadap agama, keyakinan dan falsafah hidup masyarakat setempat. Bangunan Raha Bulelenga terdiri dari substansi ruhani dan materi dimana falsafah hidup, keyakinan dan agama telah ditransformasikan pada wujud fisik bangunan. Berdasarkan dari hal tersebut, bangunan Raha Bulelenga mengandung esensi kehidupan hakiki dan dijadikan sebagai sarana masyarakat tradisional Kulisusu untuk mewujudkan visi kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan konsepsi religius masyarakat tradisional Kulisusu yang menjiwai penampilan fisik bangunan Raha Bulelenga serta menemukan penerapan konsepsi religius masayarakat Kulisusu pada bangunan Raha Bulelenga. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kulisusu pada kawasan benteng Lipu-Wa Pala dengan paradigma post-positivisme sebagai landasan penelitiannya dan menggunakan metode etnografi dengan pendekatan kualitatif. Aspek yang dianalisis meliputi konsepsi religius masyarakat tradisional Kulisusu pada saat pembangunan dan tingkatan hati manusia dalam ajaran Tasawuf. Hasil penelitian menunjukkan konsepsi religius masyarakat Kulisusu didasarkan kepada Undang-undang Islam Martabat tujuh sebagai paradigma arsitektur tradisional Kulisusu. Selain itu itu penelitian juga memperoleh gambaran tentang penerapan konsep religius martabat alam insani berupa tingkatan hati manusia pada bangunan Raha Bulelenga.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

La Ode Abdul Rachmad Sabdin Andisiri, Universitas Halu Oleo
Program Pendidikan Vokasi

References

Dewi, N. K. A. (2003). Wantah Geometri, Simetri, dan Religiusitas Pada Rumah Tinggal Tradisional di Indonesia. Jurnal Natah, 1(1), 29–43.

Faslih, A., & Andisiri, L. O. A. R. S. (2018). Arsitektur Tradisional Kulisusu Pendekatan Historis-Filosofis. Kendari: UHO Press.

Koller, J. M. (2017). Asian Philosophies (6th ed.). Routledge.

Niampe, L. (2011). Mysticism Elements in Law of Buton Manuscript. LITERASI: Indonesian Journal of Humanities, 1(1), 43–58.

Nurlin. (2017). Menyingkap Tabir Kuasa di Tanah Buton: Orang Kulisusu, Identitas, dan Kekuasaan. Yogyakarta: Ombak.

Ryandi, R. (2014). Konsep Hati Menurut al-Hakim al-Tirmidzi. KALIMAH, 12(1), 109–122. doi:10.21111/klm.v12i1.221

Sugiyono. (2013). Cara Mudah Menyusun Skripsi, Tesis, dan Disertasi (STD). Bandung: Alfabeta.

Zahnd, M. (1999). Perancangan Kota secara Terpadu: Teori Perancangan Kota dan Penerapannya (Vol. 2). Yogyakarta: Kanisius.

Published
2019-01-29
How to Cite
Andisiri, L. O. A., Faslih, A., & Umar, M. (2019). Transformasi Prinsip Ajaran Islam Tasawuf pada Bangunan Raha Bulelenga. EMARA Indonesian Journal of Architecture, 4(2), 96-100. https://doi.org/10.29080/eija.v4i2.416