Bambu Sebagai Alternatif Penerapan Material Ekologis: Potensi dan Tantangannya

  • Efa Suriani Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Keywords: ekologis, material bambu, konteks industri, bambu modern

Abstract

Bidang industri konstruksi disinyalir menjadi pelaku kedua dalam menyumbang pemanasan global. Pemakaian bahan material yang tidak dapat diperbaharui dalam jangka waktu tertentu akan habis dan efek yang ditimbulkan merusak lingkungan. Penerapan material ekologis yang merupakan pemenuhan aspek pada konsep green building menjadi topik yang terus dikaji oleh peneliti atau praktisi. Bambu memenuhi kriteria sebagai alternatif penerapan material ekologis. Berbagai potensi bambu baik unsur kekuatan, cepat tumbuh, rendah energi, dan bahan melindungi ekosistem bumi termasuk peningkatan ekonomi. Kendala bambu adalah mulai tergerus oleh perkembangan teknologi modern. Bambu sebagai penopang kehidupan sehari-hari mulai kehilangan identitasnya yang mengakibatkan pasokan material bambu atau keberlangsungan material bambu, perlahan di masyarakat mulai langka/sulit dicari. Oleh sebab itu, material bambu dapat digunakan sebagai material ekologis dengan terobosan dalam hal modernisasi pemanfaatan bambu dalam konteks industri. Dimensi bambu harus dapat mengakomodir kesulitan perancang dalam mendisain bambu. Membangun identitas budaya bambu modern dalam konteks industri. Sehingga, bambu sustainable dengan terjadinya harmoni bahan baku bambu dengan budaya terhadap arus kemajuan teknologi. Dalam rangka mengurangi efek global warming dan terwujudnya kelestarian alam demi generasi mendatang

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ben-Zhi, Z., Mao-Yi, F., Jin-Zhong, X., Xiao-Sheng, Y., & Zheng-Cai, L. (2005). Ecological functions of bamboo forest: research and application. Journal of Forestry Research, 16(2), 143–147.
Berge, B. (2009). The Ecology of Building Materials. Routledge.
Bui, Q.-B., Grillet, A.-C., & Tran, H.-D. (2017). A Bamboo Treatment Procedure: Effects on the Durability and Mechanical Performance. Sustainability, 9(9), 1444.
Frick, H., & Suskiyatno, F. B. (1998). Dasar-Dasar Eko Arsitektur. Penerbit Kanisius.
Janssen, J. J. (1981). Bamboo in building structures.
Mahdavi, M., Clouston, P., & Arwade, S. (2010). Development of laminated bamboo lumber: review of processing, performance, and economical considerations. Journal of Materials in Civil Engineering, 23(7), 1036–1042.
McLennan:, J. F. (2014). The Philosophy of Sustainable Design (First Edition edition). Canada: Ecotone Publishing Company LLC.
Mera, F. A. T., & Xu, C. (2014). PLANTATION MANAGEMENT AND BAMBOO RESOURCE ECONOMICS IN CHINA. Ciencia y Tecnología, 7(1), 1.
Morisco. (1999). Rekayasa Bambu. Yogyakarta: Nafiri Offset.
Sattar, M. (1995). Traditional bamboo housing in Asia: Present status and future prospects. Bamboo, People and the Environment, 3, 1–13.
Schmid, P. (1986). Bio-logische Baukonstruktion. KOin Muller.
Sulistyowati, C. A. (1997). Pengawetan Bambu. Teknologi Wacana. Pusat Informasi Teknologi Terapan ELSPPAT. Jakarta, 6, 11–13.
Syahriyah, D. R. (2016). Penerapan Aspek Green Material pada Kriteria Bangunan Ramah Lingkungan di Indonesia. In Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2016 (pp. H179–H186). Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia.
Tanuwidjaja, G., Widyowijatnoko, A., & Faisal, B. (2009). Bambu sebagai Material yang Berkelanjutan dan Affordable untuk Perumahan.
Umar, U. A., Khamidi, M. F., & Tukur, H. (2014). Sustainable Building Material for Green Building Construction, Conservation and Refurbishing. In Management in Construction Research Association (MiCRA) (pp. 2–6). UTM Razak School of Engineering and Advanced Technology.
Van der Lugt, P., Van den Dobbelsteen, A., & Janssen, J. (2006). An environmental, economic and practical assessment of bamboo as a building material for supporting structures. Construction and Building Materials, 20(9), 648–656.
Van der Lugt, P., Vogtländer, J., & Brezet, H. (2008). Bamboo, a sustainable solution for Western Europe: design cases LCAs and land-use. Centre for Indian Bamboo Resource and Technology.
Widjaja, E. A. (2000). Bamboo Diversity and Its Future Prospect in Indonesia. In Proceedings of The Third International Wood Science Symposium (pp. 235–240). Kyoto: JSPS-LIPI Core University Program.
Yu, D., Tan, H., & Ruan, Y. (2011). A future bamboo-structure residential building prototype in China: Life cycle assessment of energy use and carbon emission. Energy and Buildings, 43(10), 2638–2646.
Yu, X. (2007). Bamboo: Structure and Culture: Utilizing Bamboo in the Industrial Context with Reference to Its Structure and Cultural Dimensions. VDM Publishing.
Published
2017-09-21
How to Cite
Suriani, E. (2017). Bambu Sebagai Alternatif Penerapan Material Ekologis: Potensi dan Tantangannya. EMARA: Indonesian Journal of Architecture, 3(1), 33-42. https://doi.org/10.29080/emara.v3i1.138