Perancangan Lahan Pasca Tambang Sebagai Resort di Kawasan Gresik

  • Siti Mukaromah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Arfiani Syariah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Kusnul Prianto Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Keywords: lahan pasca tambang, resort, arsitektur neo-vernakular

Abstract

Gresik merupakan kota yang sebagian besar tanah kapur. Pertambangan kapur selain mempunyai dampak positif juga mempunyai dampak negatif terhadap lingkungan diantaranya erosi, terganggunya flora dan fauna serta perubahan iklim mikro. Pemanfaatan lahan bekas tambang merupakan upaya untuk memperbaiki kondisi lingkungan agar menghasilkan lingkungan yang baik dibandingkan rona awal. Salah satu kawasan lahan bekas tambang kapur adalah kawasan kebomas. Kawasan ini memiliki potensi lanskap danau bekas tambang yang terbentuk dari aktivitas pertambangan kapur. Potensi lanskap seperti pemandangan alam, serta struktur lanskap yang baik seperti terbentuknya danau pada lahan bekas tambang dan terdapat lahan hijau disekeliling area bekas tambang. Hal ini menjadikan salah satu alasan untuk memanfaatkan area bekas tambang sebagai area pariwisata terutama sebagai resort. Resort yang menggunakan pendekatan arsitektur neo vernakular dengan mengangkat aksitektur khas gresik yaitu candi bentar.   Dari perancangan lahan pasca tambang sebagai resort dapat mewujudkan perlindungan lingkungan untuk kehidupan masa kini dan yang akan datang

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-02-28
How to Cite
Mukaromah, S., Syariah, A., & Prianto, K. (2019). Perancangan Lahan Pasca Tambang Sebagai Resort di Kawasan Gresik. TEKNOMA: Technology Research Publication, 1(1), 12-17. Retrieved from http://jurnalsaintek.uinsby.ac.id/index.php/teknoma/article/view/494