FILARIASIS DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN KEJADIAN FILARIASIS DI DESA BITAHAN KECAMATAN LOKPAIKAT KABUPATEN TAPIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

  • misbakhul munir

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian filariasis dan untuk mengetahui angka Mf-rate dan Chronic Disease Rate (CDR) di Desa Bitahan, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Propinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan  penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel pada pemeriksaan darah tepi adalah sebanyak 447 sampel. Wawancara dengan kuisioner dilakukan secara acak pada penduduk di lokasi penelitian, yang berumur lebih 15 tahun, yang dipilih secara purposive random sampling sebanyak 100 responden. Analisis data dilakukan secara univariate, bivariate. Berdasarkan pemeriksaan darah jari diketahui angka Mf-rate yakni hanya sebesar 0.224%, sedangkan angka Chronic Disease Rate (CDR)/Elephantiasis Rate (ER) adalah sebesar 0.671%. Hasil analisis hubungan antara 12 variabel bebas (umur, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, kondisi lingkungan, pengetahuan, ronda malam, buang air besar/kecil di luar rumah, nonton TV bersama di luar rumah, tidak memakai pakaian lengan panjang dan tidak memakai kelambu saat tidur) terhadap kejadian filariasis, menunjukkan tidak adanya hubungan kemaknaan secara statistik (p>0.05) terhadap kejadian filariasis. Spesies nyamuk yang tertangkap adalah Mansonia uniformis, Mansonia bonnae, Mansonia dives, Mansonia annulifera.
How to Cite
MUNIR, misbakhul. FILARIASIS DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN KEJADIAN FILARIASIS DI DESA BITAHAN KECAMATAN LOKPAIKAT KABUPATEN TAPIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN. Marine Journal, [S.l.], v. 1, n. 2, sep. 2016. Available at: <http://jurnalsaintek.uinsby.ac.id/index.php/marine/article/view/41>. Date accessed: 21 sep. 2017.
Section
Articles