PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP TERUMBU KARANG: ANTARA DAMPAK DAN PERANNYA DALAM SIKLUS KARBON

  • Azhar Al

Abstract

Perubahan iklim menyebabkan kerusakan terumbu karang, yang sering disebut peristiwa pemutihan karang (coral bleaching). Proses ini menyebabkan koloni karang menjadi putih, baik sebagian ataupun seluruh koloni. Hal ini mempengaruhi karang baik secara ekologi, biologi, maupun fisiologi. Kejadian pemutihan karang telah terjadi sejak tahun 1870, namun pemutihan karang massal secara global pada tahun 1998. Kemudian tahun 2002, tahun 2005, tahun 2007, dan tahun 2010. Peristiwa pemutihan karang tersebut tersebar di hampir seluruh belahan dunia, antara lain di Karibia, Jamaika, Brazil, Kolombia, Venezuela, Maladewa, Indonesia, India, Sri Lanka, Burma, Thailand, Singapura, Malaysia, dan di berbagai bagian Afrika Timur. Terumbu karang merupakan sebuah system yang berperan dalam siklus karbon global (perubahan iklim) dalam hal sink/sourceCO2. Proses biogeokimia paling penting dalam sistem terumbu karang adalah fotosintesis dan kalsifikasi. Perilaku sink/source CO2 juga dikendalikan oleh keseimbangan antara kedua proses. Fotosintesis menurunkan tekanan parsial CO2 (pCO2) sehingga terumbu karang berperan sebagai sink karbon. Sebaliknya, produksi kalsium karbonat (kalsifikasi) menaikkan tekanan parsial CO2, sehingga terumbu karang berpotensi sebagai source karbon. 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-12-06
How to Cite
Al, A. (2017). PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP TERUMBU KARANG: ANTARA DAMPAK DAN PERANNYA DALAM SIKLUS KARBON. Marine Journal, 2(1), 1-13. Retrieved from http://jurnalsaintek.uinsby.ac.id/index.php/marine/article/view/181
Section
Articles