Kontaminasi Residu Pestisida Organofosfat di Dalam Tanaman Holtikultura

  • Widia Purnamasari Program Studi Biologi, Fakultas Sains & Teknologi, UIN Sunan Ampel
  • Moch Irfan Hadi Program Studi Biologi, Fakultas Sains & Teknologi, UIN Sunan Ampel
  • Eva Agustina Program Studi Biologi, Fakultas Sains & Teknologi, UIN Sunan Ampel
Keywords: Pestisida, Organofosfat, Pesticides, Holtikultura, Residu, Environment

Abstract

Excessive use of organophosphate pesticides is becoming more common these days. This can affect the level of pesticide residues in farmers' crops. Excessive spraying of pesticides can result in environmental pollution both small and large scale. If excessive exposure to these pesticides can cause damage to the ecosystem. The purpose of this study was to determine the level of organophosphate pesticide residues found in horticulture plants. This research method is a systematic review, by analyzing various studies regarding the contamination of organophosphate pesticide residues in horticultural crops. There are 20 studies from within the country. The results obtained in the form of levels of pesticide residues that are still below the threshold of the BMR (Maximum Residue Limit) of pesticides determined by SNI. Two other studies show that no pesticide residue content was detected. Conclusion: This shows that the sample tested is still safe for consumption. Socialization and education about the doses of pesticide use and how to reduce levels of pesticides in horticultural crops are needed to reduce the risk of exposure to pesticides

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Abdon Saiya, Dokri Gumolung, Joice Dorsula SC. 2018. Analisis Residu Pestisida dalam Tomat, Cabai Rawit dan Wortel dari Beberapa Pasar Tradisional di Sulawesi Utara. Fullerene Journal of Chemistry. 3(2) : 63-69.
2. Alegantina S., Riani. dan Lastari P. 2005. Penelitian Kandungan Organofosfat dalam Tomat dan Selada yang Beredar di Beberapa Jenis Pasar di DKI Jakarta. Media Litbang Kesehatan. 12(1) : 44-49.
3. Amilia E., Joy B. dan Sunardi. 2016. Residu Pestisida pada Tanaman Holtikultura (Studi Kasus di Desa Cihanjuang Rahayu Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat). Jurnal Agrikultura. 27(1) : 23-29.
4. Ananda A.R. 2017. Analisis Residu Pestisida Klorpirifos pada Sayur Sawi dengan dan Tanpa Pencucian dan Pemasakan di Desa Jenetallasa Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto Tahun 2017. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar.
5. Astri S. dan Reza Prakoso DJ. 2017. Analisis Residu Pestisida pada Jeruk Manis di Kecamatan Dau, Malang. Buana Sains. 17(1) : 19-24.
6. Bambang S., Onny S. dan Nur Endah W. 2011. Hubungan Paparan Pestisida pada Masa Kehamilan dengan Kejadian Berat Badan Bayi Lahir Rendah (Bblr) di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 12(1) : 26-33.
7. Bastian D. 2016. Bahaya Pestisida Organofosfat terhadap Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio). Universitas Padjadjaran.
8. Damaiyanti, Risfah Y., Asnah M., Syaharuddin K. dan Herlina R. 2019. Analisis Residu Pestisida Klorpirifos Pada Cabai (Capsicum sp.) Dari Desa Bungin Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang. Majalah Farmasi dan Farmakologi. 23(3) : 106-108.
9. Dewi Ni Luh PK. 2011. Dampak Kebijakan Subsidi Pupuk terhadap Keunggulan Kompetitif dan Tingkat Keuntungan Usaha Tani Padi di Kabupaten Tabanan. Universitas Udayana press., Bali.
10. Dewi R. dan Dini Kusdiningsih. 2019. Analisis Residu Pestisida Cabai Merah dengan Kromatografi Gas. Prosiding Temu Teknis Jabatan Fungsional Non Peneliti, Malang.
11. Djojosumarto. 2008. Pestisida dan Aplikasinya. PT. Agromedia Pustaka, Jakarta.
12. D. Mutiatikum dan Mariana R. 2010. Pemeriksaan Cemaran Pestisida dalam Komoditi Cabai Merah Besar dan Cabai Merah Keriting di Beberapa Kota dalam Upaya Penetapan BMR (Batas Maksimum Residu). Media Litbang Kesehatan. 16 (3) : 35-41.
13. Erna, Rani dan Thessalonica FS. 2016. Organofosfat. Universitas Pakuan press., Bogor.
14. Hartini E. 2014. Kontaminasi Residu Pestisida dalam Buah Melon (Studi Kasus pada Petani di Kecamatan Panawangan). Jurnal Kesehatan Masyarakat. 10(1) : 96-102.
15. Hikmah S., Sumengen S., M. Kamali Z. dan Muhamadiah. 2019. Analisis Residu Pestisida (Dimethoat) pada Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annuum L.) Kelompok Tani Lestari Jaya Kabupaten Kampar. Jurnal Photon. 9(2) : 1-7.
16. Hisworo R., Reki W. dan M. Agus. 2018. Penambahan Natrium Metabisulfit (Na2S2O5) terhadap Vitamin C dan Warna pada Proses Pengeringan Cabai Merah (Capsicum annuum L.) dengan Tunnel Dehydrator. Jurnal Agronida. 4(2) : 88-98.
17. I G A Surya Utami D., I Gede M. dan Made Antara. 2017. Residu Pestisida Golongan Organofosfat Komoditas Buah Cabai Merah (Capsicum annuum L.) pada Berbagai Lama Penyimpanan. Ecothropic. 11(1) : 34-39.
18. Khodijah TD., Wirsal H. dan Taufik A. 2012. Analisa Kuantitatif Residu Insektisida Profenofos pada Cabai Merah Segar dan Cabai Merah Giling di Beberapa Pasar Tradisional Kota Medan Tahun 2012. Universitas Sumatera Utara.
19. Lilis K., Anwar D. dan Ruslan. 2013. Identifikasi Residu Pestisida Klorpirifos dalam Cabai Besar dan Cabai Rawit di Pasar Terong dan Lotte Mart Kota Makassar.
20. Litbang Pertanian. 2019. Teknik Penyemprotan Pestisida. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta.
21. Maulidya Citra. 2016. Penentuan Kandungan Residu Pestisida Golongan Organofosfat pada Buah Cabai Merah (Capsicum annuum) dari Dua Desa di Kabupaten Karo secara Kromatografi Gas. Universitas Sumatera Utara.
22. Metty dan Angelina SN. 2016. Identifikasi Kandungan Pestisida pada Sayuran Organik di Pasar Modern. Arikel Ilmiah.
23. Miller GT. 2002. Living in the Environment 12th edition. Wadsworth, Belmont.
24. Miller GT. 2004. Sustaining the Earth, 6th edition. Thompson Learning inc., California.
25. Miskiyah dan Munarso SJ. 2010. Kontaminasi Residu Pestisida pada Cabai Merah, Selada dan Bawang Merah (Studi Kasus di Bandungan dan Brebes Jawa Tengah serta Cianjur Jawa Barat). Jurnal Hort. 19(1) : 101-111.
26. Riski Amaliah, Makmur S. dan Rusmin M. 2019. The Analysis of Residues Pesticide in Curly Red Chili and Big Red Chili (Capsicum annum) at Traditional Market of Makassar City. Higiene. 1 (3) : 129-133.
27. Sekarlina B, Itnawita dan Sofia A. 2016. Analisis Residu Insektisida, Fosfat dan Klorida pada Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) di Perkebunan Padang Laweh Sumatera Barat. Universitas Riau press., Riau.
28. Sofnie MC., dan Achmad NK. 2010. Penurunan Kandungan Residu Insektisida Dimetoat dalam Cabai Merah (Capsicum annuum L.) akibat Radiasi Gamma. JFN. 1(1) : 23-30.
29. Vivi FE., Daud A. dan Makmur S. 2013. Identifikasi Residu Pestisida Malathion dalam Sayuran Sawi (Brassica juncea L.) di Pasar Pannampu dan Lotte Mart Kota Makassar. Jurnal UNHAS. 1(1) : 1-12.
30. Willson HR. 1996. Pesticide Regulations. University of Minnesota, Minnesota.
31. Wudianto R. 2010. Petunjuk Penggunaan Pestisida. Penebar Swadaya, Jakarta.
32. Yohannes A., Zulhidayati dan Netty S. 2015. Pemeriksaan Residu Pestisida Profenofos pada Selada (Lactuca sativa L.) dengan Metode Kromatografi Gas. Jurnal Sains Farmasi dan Klinis. 1(2) : 140-149.
33. Yuantari, Widiarnako B. dan Sunoko HR. 2013. Tingkat Pengetahuan Petani dalam Menggunakan Pestisida (Studi Kasus di Desa Curut Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan). Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia.
34. Yumarto, Ahdin G. dan Sylvia S. 2012. Uji Residu Insektisida pada Buah Cabai (Capsicum annuum L.) di Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan. Universitas Hasanuddin, Makassar.
CROSSMARK
Published
2020-08-16
DIMENSIONS
How to Cite
PurnamasariW., Irfan HadiM. and AgustinaE. (2020) “Kontaminasi Residu Pestisida Organofosfat di Dalam Tanaman Holtikultura”, Biotropic : The Journal of Tropical Biology, 4(2), pp. 98-110. doi: 10.29080/biotropic.2020.4.2.98-110.