Studi Etnobotani Masyarakat di Sekitar Kawasan Hutan Bedugul Bali

  • I Dewa Putu Darma BKT Kebun Raya "Eka Karya" Bali-LIPI
  • Arief Priyadi BKT Kebun Raya "Eka Karya" Bali-LIPI
  • Rajif Iryadi BKT Kebun Raya "Eka Karya" Bali-LIPI
Keywords: Etnobotani, masyarakat, budaya, lingkungan

Abstract

The Ethnobotany study of society advantage knowing plant species that be used and this usefulness. This study purpose identification plant’s utilization and local wisdom in Bedugul area. This method is purposive sampling that based profession with interview to Dukun, Baten, housewife, Farmer, craftsmen and builder. Filed data were processed with quantitative to get the benefit index (BI) on 181 species. Top ten species have been the highest of BI such as: Musa paradisiaca (0.026718), Arenga pinnata (0.022901), Artocarpus integer (0.015267), Cocos nucifera (0.015267), Colocasia esculenta (0.015267), Curcuma domestica (0.015267), Schizostachyum brachyckadum (0.015267), Moringa oleifera (0.01145), Aleurites moluccanus (0.01145) & Allium sativum (0.01145). Four of them have rare status i. e: Borassus flabellifer, Alstonia scholaris, Eeucresta horsfieldii & Saurauia bracteosa. Bali culture which has reserved with conservation education (Tumpek Wariga ceremony, Wana Kertih & Danau Kertih) makes the environment sustainability.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Batoro, J. 2015. Pengelolaan Lingkungan: Dengan Pendekatan Etnobiologi-Etnobotani. Universitas Brawijaya Press., Malang.

Berkes, F. 2012. Sacred Ecologi 3rd Edition. Routledge taylor & Francis Group, New York.

Darnaedi, D., Siregar, M., Soedjito, H., dan Sukarra, E. 2005. Konsep Cagar Biosfer: Alternatif Pengelolaan Kawasan Tri-danau Berat, Buyan dan Tamblingan Provinsi Bali, Prosiding Simposium Analisis Daya Dukung dan Daya Tampung Sumber Daya Air di Kawasan Tri-danau Beratan, Buyan dan Tamblingan, UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya “Eka Karya” Bali Bekerjasama Dengan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Bali.

Hakim, L. 2014. Etnobotani dan Manajemen Kebun Pekarangan Rumah, Ketahanan Pangan, Kesehatan dan Agrowisata. Penerbit Selaras Anggota IKAPI Jatim, 252 h.

Meena, A. K., Nitika, G., Jaspreet, N., Meena, R. P., & Rao, M. M. (2011). Review on ethanobotany, phytochemical and pharmacological profile of Alstonia scholaris. International Research Journal of Pharmacy. 2(1), 49-54.

Mogea, JP., Gandawidjaja, D., Wiriadinata, H., & Irawati, REN. 2001. Tumbuhan Langka Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Biologi-LIPI, Balai Penelitian Botani, Herbarium Bogoriense. 86 : Bogor.

Nala, N. 2007. Usada Bali: Tinjauan Filosofis dan Peranannya dalam Ekowisata. Prosiding Seminar Konservasi tumbuhan Usada Bali dan peranannya dalam mendukung Ekowisata. UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya “Eka Karya”” Bali – LIPI bekerja sama dengan Universitas Udayana dan Universitas Hindu Indonesia. Tabanan

Purnomohadi, N. 1993. Technical Excursion. The 5 th IFLA, Eastern Regional Conference Bali.

Purwanto Y. dan Walujo EB. 1992. Etnobotani Suku Dani di Lembah Baliem-Irian Jaya : Suatu Telaah tentang Pengetahuan dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Tumbuhan. Di dalam: Seminar dan Lokakarya Nasional Etnobotani; Cisarua-Bogor, 19-20 Februari 1992. Bogor: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, Departemen Pertanian RI, LIPI, Perpustakaan Nasional RI. Hal: 132-148.

Rahayu, M. (2011). Keanekaragaman tanaman pekarangan dan pemanfaatannya di desa Lampeapi, Pulau Wawoni–Sulawesi Tenggara. Jurnal Teknologi Lingkungan. 6 (2).

Rifai .M. dan Waluyo, EB. 1992. Etnobotani dan Pengembangan Tetumbuhan Pewarna Indonesia: Ulasan Suatu Pengamatan di Madura. dalam: Seminar dan Lokakarya Nasional Etnobotani; Cisarua-Bogor, 19-20 Februari 1992. Bogor: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, Departemen Pertanian RI, LIPI, Perpustakaan Nasional RI. Hal: 119-126.

Sujarwo, W and Caneva, G. 2015. Ethnobotanical Study of Cultivated Plants in Home Gardens of Traditional Villages in Bali (Indonesia), Human Ecology: An Interdisciplinary Journal, Speringer. pp1-10.

Suji, NW. 2005. Kebijakan Pembangunan Kawsan Tri-danau Beratan, Buyan dan Tamblingan, Prosiding Simposium Analisis Daya Dukung dan Daya Tampung Sumber Daya Air di Kawasan Tri-danau Beratan, Buyan dan Tamblingan, UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya “Eka Karya” Bali Bekerjasama Dengan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Bali. hal, 49-57.

Sutomo & Mukaromah, L. 2010. Autoekologi Purnajiwa (Euchresta horsfieldii (Lesch.) Benn. (Fabaceae) di Sebagian Kawasan Hutan Bukit Tapak Cagar Alam Batukahu Bali. Jurnal Biologi Udayana. 14(1), 24-28.

Tirta, IG., Ardaka, IM., dan Darma, IDP. 2010. Studi fenologi dan senyawa kimia pronojiwo (Euchresta horsfieldii (Lesch.) Benn.). Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. 21(1), 28-36.

UNESCO. 2010. Lesson From Biosphere Reserve in the Asia-Pacific Region, and a Way Forward: A regional review of biosphere reserve in Asia & the Pacific to achieve sustainable development. UNESCO Office.

Walujo, EB. 2017. Sumbangan Ilmu Etnobotani dalam Memfasilitasi Hubungan Manusia Dengan Tumbuhan dan Lingkungannya. Jurnal Biologi Indonesia. 7(2).

Wihermanto, Widyatmoko, D., dan Haryani, T S. 2004. Asosiasi dan Status Populasi Lotrok (Saurauia bracteosa DC.) dan Ki Leho Beureum (Saurauia cauliflora DC.) sebagai Tumbuhan Terancam Punah di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango, Jawa Barat. Berkala ilmiah Biologi. 3(3), 201-212.

Windia, IW., & Wiguna, WAA. 2013. Subak warisan budaya dunia. Udayana University Press., Denpasar.

Witono, JR., Purnomo, DW., Usmadi, D., Pribadi, DO., Asikin, D., Magandhi, M., Sugiarti dan Yuzammi, 2012. Rencana Pengembangan Kebun Raya Indonesia- LIPI, hal. 15.

Published
2019-08-30
How to Cite
Darma, I. D., Priyadi, A., & Iryadi, R. (2019). Studi Etnobotani Masyarakat di Sekitar Kawasan Hutan Bedugul Bali. Biotropic : The Journal of Tropical Biology, 3(2), 96-104. https://doi.org/10.29080/biotropic.2019.3.2.96-104