Inventarisasi Jenis-Jenis Anggrek di Kawasan Banyak Angkrem dan Kedung Kopong, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

  • Bela Prapitasari Biologi Pecinta Alam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (BIOLASKA)
  • Bintang Jalu Rais Al Amin Biologi Pecinta Alam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (BIOLASKA)
  • Taufiq Rezaldi Biologi Pecinta Alam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (BIOLASKA)
  • Alviana Nur Ahliyani Biologi Pecinta Alam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (BIOLASKA)
  • Masfufah Lutvita Kenza Biologi Pecinta Alam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (BIOLASKA)
  • Tazkia Aulia Nafiah Biologi Pecinta Alam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (BIOLASKA)
Keywords: orchid, Banyak Angkrem, Kedung Kopong

Abstract

Banyak Angkrem and Kedung Kopong are medium lowland tropical rain forest areas where many types of orchids can be found. This study aims to determine the types and diversity of orchids found in the area of ​​Banyak Angkrem and Kedung Kopong. Data was collected using the Visual Encounter Survey (VES) method with a radius to the right and to the left  5 m from the observation path with a research area ​​6.24 ha. The results showed that in the two areas found 15 species of orchids consisting of 10 species of epiphytic orchids (Acriopsis lilifolia, Agrostophyllum laxum, Bulbophyllum sp 1, Bulbophyllum sp 2, Dendrobium sagittatum, Dendrobium sp, Oberonia lotsyana, Pholidota sp, Polystaschya concreta, Vanila. planifolia) and 5 species of terrestrial orchids (Geodorum densivelorum, Malaxis ophrydis, Malaxis sp, Nervilia plicata, Perystilus goodyroides). The level of diversity (H ') of orchids in the two regions is classified as moderate with an H' value of 2.22

Downloads

Download data is not yet available.

References

Comber, J. B. 1990. Orchids of Java. Bentham-Moxon Trust. Kew: Royal Botanic Gardens.

Handoyo, F & Ramadani, P. 2006. Native Orchids of Indonesia. Jakarta: Indonesian Orchid Society of Jakarta (PAI).

Kusmana, C & Agus, H. 2005. Keanekaragaman Hayati Flora di Indonesia. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 5(2): 184-189.

Odum, E. P. 1971. Fundamentals of Ecology. Philadelphia: W. B. Sounders.

Puspitaningtas, D. M. 2005. Keanekaragman Anggrek di Cagar Alam Gunung Simpang, Jawa Barat. Jurnal Biodiversitas 8(3): 210-214.

Puspitaningtyas, D. M., Mursidawati, S., Sutrisno., dan Asikin, J. 2003. Anggrek Alam di Kawasan Konservasi Pulau Jawa. Bogor: Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor LIPI.

Purwanto, A. W. 2016. Anggrek: Budidaya dan Perbanyakan. Yogyakarta: LPPM UPN Veteran Yogyakarta.

Rikardus., Hari, P., dan Hafiz, A. 2017. Analisis Kenaekaragaman Jenis Anggrek Alam (Orchidaceae) pada Hutan Lindung Gunung Semahung Desa Saham Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Jurnal Hutan Lestari 5(2): 292-299.

Ruhnayat, A. 2001. Budidaya Tanaman Vanili (Vanilla planifolia Andrews). Bogor: Balai Tanaman Rempah dan Obat.

Sofiyanti, N. 2014. Perbandingan Morfologi Dua Jenis Anggrek Epifit pada Pohon Rambutan (Nephelium lappaceum L): Acriopsis lilifolia (J. Koenig) Seidenf dan Dendrobium crumenatum Sw. Al-Kauniyah: Journal of Biologi 7(1): 45-51.

Widiastoety, Dyah, Nina, S., & Soedarjo, M. 2010. Potensi Anggrek Dendrobium dalam Meningkatkan Variasi dan Kualitas Anggrek Bunga Potong. Jurnal Litbang Pertanian 29(3): 101-106.

World Conservation Monitoring Centre. 1995. Indonesian Threatened Plants. Journal Eksplorasi 2(3): 8-9.

Yulia, N. D dan Tarmudji. 2007. Tiga Jenis Acriosis Reinw. Ex Blume (Orchidaceae) di Sebagian Kawasan Hutan Alam Desa Petarikan, Kabupaten Kotawaringin Barat-Kalimantan Tengah. Jurnal Biodiversitas 8(3): 179-182.

CROSSMARK
Published
2021-09-01
DIMENSIONS
How to Cite
Bela Prapitasari, Jalu Rais Al Amin B., Rezaldi T., Nur AhliyaniA., Lutvita KenzaM. and Aulia NafiahT. (2021) “Inventarisasi Jenis-Jenis Anggrek di Kawasan Banyak Angkrem dan Kedung Kopong, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah”, Biotropic : The Journal of Tropical Biology, 5(2), pp. 74 - 83. doi: 10.29080/biotropic.2021.5.2.74 - 83.