Fitoremediasi Menggunakan Variasi Kombinasi Tanaman Kiambang (Salvinia molesta M) dan Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes L) dalam Menurunkan Besi (Fe) dengan Sistem Batch

  • Maryana Maryana UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Sarita Oktorina UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Shinfi Wazna Auvaria UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Rr diah Nugraheni Setyowati UIN Sunan Ampel Surabaya

Abstract

The increased industrial development can cause pollution and environmental damage. Iron metal (Fe) is an essential metal whose existence is a certain amount needed by living organisms, but in excessive amounts will cause toxic effects. To overcome this problem, an environmentally friendly technology is needed, namely phytoremediation technology using kiambang plants (Salvinia molesta M) and Kayu apu plants (Pistia stratiotes L). The purpose of this study was to determine the efficiency of reducing the concentration of iron (Fe) in ground water using a combination of kiambang (Salvinia molesta M) and a combination of Kayu apu plants (Pistia stratiotes L).  This research method is experimental and the research approach used is qualitative analysis. The process of phytoremediation with a batch system using a Kiambang plant (Salvinia molesta M) and wooden apu (Pistia stratiotes L) as much as 300 grams (uses a variation of the amount different from the same weight (25:75) (150:150) (75:25)) in each reactor.  The results showed a decline on the 12th day.  In the reactor treatment group of 1 is 0.30 mg/l and efficiency at 47%,  reactor 2 is 0.06 mg/l and efficiency of 93%, and reactor 3 is 0.49 mg/l and efficiency of 9%.  The highest efficiency value in decreasing the concentration of iron (Fe) in groundwater using variations in the combination of Kiambang plant (Salvinia molesta M) and the wooded plant (Pistia stratiotes L) in the reactor treatment group 2 is 93% on the 12th day.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadlia, D. R. (2012). Pengaruh Luas Penutupan Kayu Apu (Pistia Stratiotes L) Terhadap Kualitas Kimia dan Fisika pada Berbagai Konsentrasi Limbah Cair Tahu. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim .

Bonny, L. I. (2017). Kemampuan Kayu Apu (Pistia Stratiotes L) Dalam Meremediasi Air Tercemar Logam Berat (Fe). Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Irfan, S. (2015). Phytoremediation Of Heavy Metals Using Macrophyte Culture. University Of Tabuk , Volume 9 Issn 1314-7234.

Lbn-Lipi. (1981 ). Tumbuhan Air . Biologi Nasional Lipi Bogor .

Mishra Et Al. (2008). Concurrent Removal And Accumulation Of Heavy Metals By The Three Aquatic Macrophytes . Bioresour Technol, 99 709-712.

Nurfitri, I. R. (2010). Pengaruh Kerapatan Tanaman Kiapu (Pistia Staratiotes L) Terhadap Serapan Logam Cu Pada Air . Institut Teknologi Bandung, Volume 16 No 1.

Nurfitriani, F. (2019). Fitoremediasi Air Tercemar Timbal (Pb) Menggunakan Tanaman Apu-Apu (Pistia Stratioes) dengan Sistem Kontinyu. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Nurlina, S. S. (2016). Akumulasi Logam Berat Besi (Fe) Pada Kiapu Pistia Stratiotes L Dari Air Sumur Sekitar Workshop Unhas . Universitas Hasanuddin Makasar, Isbn : 978-602-72245-1-3.

Oktavia, B. N. (2016). Pengaruh Variasi Lama Kontak Fitoremediasi Tanaman Kiambang (Salvinia Molesta) Terhadap Kadar Kadmium (Cd) Pada Limbah Cair Home Industry Batik X Magelang. Universitas Diponegoro Semarang, Vol 4 No 5 ISSN 2356-3346.

Permadi, M. I. (2019). Pemanfaatan Bambu Air (Equisetum Sp.) Untuk Menurunkan Kadar Timbal (Pb) Menggunakan Fitoremediasi Sistem Batch . Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Pribadi, B. Z. (2016). Pengaruh Luas Penutupan Kiambang (Salvinia Molesta) Terhadap Penurunan Cod,Amonia,Nitrit,Dan Nitrat Pada Limbah Cair Domestik (Grey Water) Dengan Sistem Kontinyu. Universitas Diponegoro, Volume 5 No 4 .

Rido, R. L. (2013). Penggunaan Tanaman Kayu Apu (Pistia Stratiotes) Untuk Pengolahan Air Limbah Laundry Secara Fitoremediasi.Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jatim, Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol 5 No 2.

Raharjo, S. (2018). Cara Uji Kruskal Wallis Satatistik Non Parametrik Dengan Spss. Retrived Juni 18, 2019.

Said, N. I. (2005). Metode Penghilangan Zat Besi dan Mangan didalam Penyediaan Air Minum Domestik. Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Lingkungan,BPPT , Vol 1 No3.

Sata, Y. S. (2018). Efektifitas Kombinasi Kiambang (Salvinia Adnatas Desv) dan Kayu Apu (Pistia Stratiotes L) Dalam Fitoremediasi Logam Kadmium (Cd) di Perairan. Universitas Pakuan.

Virendra, T. (2008). Concurrent Removal And Accumulation Of Heavy Metals By The Three Aquatic Macrophytes. Banaras Hindu University, Bioresource Technology 7091-7097.

Yuliani. (2019). Fitoremediasi Limbah Pelumas Bekas Menggunakan Tanaman Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) dengan Variasi Penambahan Pupuk. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

CROSSMARK
Published
2020-12-30
DIMENSIONS
How to Cite
MaryanaM., OktorinaS., AuvariaS. W., & SetyowatiR. diah N. (2020). Fitoremediasi Menggunakan Variasi Kombinasi Tanaman Kiambang (Salvinia molesta M) dan Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes L) dalam Menurunkan Besi (Fe) dengan Sistem Batch. Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan, 6(1), 29-36. https://doi.org/10.29080/alard.v6i1.976
Section
Articles