Penerapan Teknologi Fitoremediasi untuk Menghilangkan Kadar COD dan TSS pada Air Buangan Industri Tahu

  • Muhammad Al Kholif Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Ida Istaharoh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Pungut Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Joko Sutrisno Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Sri Widyastuti Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Surabaya, Indonesia
Keywords: tofu wastewater, phytoremediation,echinodorus palaefolius, COD, TSS.

Abstract

Tofu industrial wastewater is a contributor to environmental pollution. Wastewater contains high levels of COD and TSS. The purpose of this study was to determine the effectiveness of reducing pollutant loads in tofu liquid waste by using the phytoremediation method using water jasmine (Echinodorus Palaefolius). The initial stage of the research was a preliminary test to determine the initial content of the waste. The acclimatization process is carried out by observing the process of plant growth during the research process. To maximize plant growth, dilution is carried out with various concentrations of 25% wastewater with 75% diluting water and 50% wastewater with 50% diluting water. Sampling was carried out every 12 hours for 5 days. The results showed that the highest effectiveness of COD reduction occurred in RFT 25% with a residence time of 12 hours at 39.83%, while for TSS parameters the highest effectiveness was at RFT 25% with a residence time of 12 hours by 69%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Kholif, M., Pungut, Sugito, Sutrisno, J., & Dewi, W. S. (2020). Pengaruh Waktu Tinggal dan Media Tanam pada Constructed Wetland untuk Mengolah Air Limbah Industri Tahu. Jurnal Al Ard, 5(2), 107–115.

Alfarokhi, A. I. (2016). Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Sebagai Tumbuhan Fitoremediasi Dalam Proses Pengolahan Limbah Tambak Udang Vannamei [UII Yogyakarta]. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/1271

Arimbi, A. (2017). Efektivitas Tanaman Melati Air (Echinodorus Palaefolius) dalam Menurunkan Kadar Bod (Biologycal Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand) serta TSS (Total Suspended Solid) pada Limbah Cair Tempat Pemotongan Ayam di Kecamatan Delitua Kabupaten Deli Serdang tahun 2017. http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/2138

Askari, N., & De Klerk, G.-J. (2018). Growth of Lily Bulblets In Vitro, a Review. International Journal of Horticultural Science and Technology, 5(2), 133–143. https://doi.org/10.22059/ijhst.2018.268870.263

Bai, J., Xiao, R., Zhang, K., & Gao, H. (2012). Arsenic and heavy metal pollution in wetland soils from tidal freshwater and salt marshes before and after the flow-sediment regulation regime in the Yellow River Delta, China. Journal of Hydrology, 450–451, 244–253. https://doi.org/10.1016/j.jhydrol.2012.05.006

Edmonds, D. A. (2012). Restoration sedimentology. In Nature Geoscience (Vol. 5, Issue 11, pp. 758–759). Nature Publishing Group. https://doi.org/10.1038/ngeo1620

Erawati, E., & Kusumandari, D. S. (2014). Pengaruh Konsentrasi dan Jenis Tanaman terhadap Fitoremidiasi Limbah Tahu. Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan” Pengembangan Teknologu Kimia Untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia. http://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/5331

Fajar, A., & Handajani, M. (2014). Efisiensi Penyisihan Organik Limbah Cair Industri Tahu Dengan Aliran Horizontal Subsurface Pada Constructed Wetland Menggunakan Typha Angustifolia. Jurnal Teknik Lingkungan, 20(1), 78–87.

Gupta, P., Ann, T. W., & Lee, S. M. (2016). Use of biochar to enhance constructed wetland performance in wastewater reclamation. Environmental Engineering Research, 21(1), 36–44. https://doi.org/10.4491/eer.2015.067

Harahap, S. (2014). Penggunaan Reaktor Biofilter Bermedia Zeolit-Arang Aktif dan Tumbuhan Air Dalam Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu Untuk Menurunkan Tingkat Pencemaran Perairan. Ijas, 4(1996), 31–41.

Hidayati, N. (2005). Fitoremediasi dan Potensi Tumbuhan Hiperakumulator. HAYATI Journal of Biosciences, 12(1), 35–40. https://doi.org/10.1016/S1978-3019(16)30321-7

Kasman, M., Riyanti, A., Sy, S., & Ridwan, M. (2018). Reduksi Pencemar Limbah Cair Industri Tahu dengan Tumbuhan Melati Air (Echinodorus palaefolius) dalam Sistem Kombinasi Constructed Wetland dan Filtrasi. Jurnal Litbang Industri, 8(1), 39. https://doi.org/10.24960/jli.v8i1.3832.39-46

Kaswinarni, F. (2007). Kajian Teknis Pengolahan Limbah Padat Dan Cair Industri Tahu (Studi Kasus Industri Tahu Tandang Semarang, Sederhana Kendal, dan Gagak Sipat Boyolali). In Universitas Diponegoro.

Nittrouer, J. A., Best, J. L., Brantley, C., Cash, R. W., Czapiga, M., Kumar, P., & Parker, G. (2012). Mitigating land loss in coastal Louisiana by controlled diversion of Mississippi River sand. Nature Geoscience, 5(8), 534–537. https://doi.org/10.1038/ngeo1525

Padmaningrum, R. T., Aminatun, T., & Yuliati. (2014). Pengaruh Biomasa Melati Air ( Echinodorus paleafolius ) Dan Teratai ( Nyphaea firecrest ) Terhadap Kadar Fosfat. Penelitian Saintek, 19(2), 64–74.

Peng, J., Chen, S., & Dong, P. (2010). Temporal variation of sediment load in the Yellow River basin, China, and its impacts on the lower reaches and the river delta. Catena, 83(2–3), 135–147. https://doi.org/10.1016/j.catena.2010.08.006

Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 tahun 2013. (2013). Tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Industri dan/atau Kegiatan Usaha lainnya.

Prayitno, P., & Sholeh, M. (2014). Peningkatan Kualitas Air Limbah Terolah Industri Penyamakah Kulit Menggunakan Taman Tanaman Air dengan Tumbuhan Bambu Air. Majalah Kulit, Karet, Dan Plastik, 30(1), 23. https://doi.org/10.20543/mkkp.v30i1.120

Puspawati, S. W. (2017). Alternatif Pengeolahan Limbah Industri Tempe dengan Kombinasi Metode Filtrasi dan Fitoremidiasi.

Riyanti, A., Kasman, M., & Riwan, M. (2019). Efektivitas Penurunan Chemichal Oxygen Demand (COD) dan pH Limbah Cair Industri Tahu dengan Tumbuhan Melati Air melalui Sistem Sub-Surface Flow Wetland. Jurnal Daur Lingkungan, 2(1), 16. https://doi.org/10.33087/daurling.v2i1.19

S, D. M., & Sugito. (2013). Penurunan TSS dan Phospat Air Limbah PUSKESMAS Janti Kota Malang dengan Wetland. Jurnal Teknik WAKTU, 11(01), 93–101. http://digilib.unipasby.ac.id/files/disk1/12/gdlhub--sugito-577-1-penuruna-d.pdf

Santoso, U., Mahreda, E. S., Shadiq, F., Biyatmoko, D., Sumber, P., Alam, D., & Lingkungan, D. (2014). Pengolahan Limbah Cair Sasirangan Melalui Kombinasi Metode Filtrasi dan Fitoremidiasi Sistem Lahan Basah Buatan Menggunakan Tumbuhan Air yang Berbeda. EnviroScienteae, 10(3), 157–170. https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/es/article/view/1978

Sari, K. L., As, Z. A., & Hardiono, H. (2017). Penurunan Kadar BOD, COD dan TSS pada Limbah Tahu Menggunakan Effective Microorganism-4 (EM4) Secara Aerob. JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal Dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan, 14(1), 449. https://doi.org/10.31964/jkl.v14i1.61

Setiyanto, R. A., Darundiati, Y. H., & Joko, T. (2016). Efektivitas Sistem Constructed Wetlands Kombinasi Malati Air (Echinodorus Palaefolius) dan Karbon Aktif Dalam Menurunkan Kadar COD (Chemical Oxygen Demand) Limbah Cair Rumah Sakit Banyumanik Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 4(1), 436–441.

Subekti, S. (2011). Pengolahan limbah cair tahu menjadi biogas sebagai bahan bakar alternatif. Seminar Nasional Sain Dan Teknologi, 1, 61–66.

Tjokrokusumo, S. W., & Sahwan, F. L. (2003). Tanaman Potensial Penyerap Limbah Studi Kasus di Pulau Batam. Jurnal Teknologi Lingkungan BPPT, 4(2), 8–15.

Wandana, R., & Laksmono, R. (2010). Pengolahan Limbah Loundry dengan Tanaman kayu Apu , (Rido dan Rudy Laksmono) 60. Jurnal Ilmu Lingkungan, 5(2), 60–64.

Wang, Z. Y., & Liang, Z. Y. (2000). Dynamic characteristics of the yellow river mouth. Earth Surface Processes and Landforms, 25(7), 765–782. https://doi.org/10.1002/1096-9837(200007)25:7<765::AID-ESP98>3.0.CO;2-K

Zhang, Y. (2012). Design of a Constructed Wetland for Wastewater Treatment and Reuse in Mount Pleasant , Utah. Master Thesis, 1–98. http://digitalcommons.usu.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1232&context=gradreports

Zhao, Q., Bai, J., Huang, L., Gu, B., Lu, Q., & Gao, Z. (2016). A review of methodologies and success indicators for coastal wetland restoration. Ecological Indicators, 60, 442–452. https://doi.org/10.1016/j.ecolind.2 015.07.003

CROSSMARK
Published
2021-05-18
DIMENSIONS
How to Cite
Al KholifM., IstaharohI., Pungut, SutrisnoJ., & WidyastutiS. (2021). Penerapan Teknologi Fitoremediasi untuk Menghilangkan Kadar COD dan TSS pada Air Buangan Industri Tahu. Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan, 6(2), 77 - 85. https://doi.org/10.29080/alard.v6i2.1177
Section
Articles